Tampilkan postingan dengan label Kepingan mutiara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kepingan mutiara. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Oktober 2012

puzzle 12 : Chatting Rara with Acie

ra^_imut: pengen ketemu k Bayu, trus nanya dulu pernah suka teu k Ra
aci_s: pnting???
aci_s: g bkln skt ht
aci_s: kl blg trnyata g suka
aci_s: punten prtanyaan na
ra^_imut : penting
ra^_imut : kalo jwabannya ga pernah suka lebih bagus
ra^_imut : sebenerna sih apapun jwabannya ga bakal ada efek buat masa depan
aci_s : tp kepuasan bathin nya
ra^_imut : yup
ra^_imut : mun dia blng pernah suka, ga bakal bisa ngajadikeun Ra ma dia,mungkin ra bakal benci dia kenapa ga ngomong dari dulu,
ra^_imut: mun dia blng ga suka, apalagi
ra^_imut : ga bakal ngerubah status Ra ma dia
ra^_imut: ato denger kabarna dia dah nikah dan punya anak juga udah bisa ngejawab semua tanya
aci_s: klo aci mah milih g mau tahu
aci_s: biarin ja jd knangn
ra^_imut: beda yah
aci_s: iya,,,kt tuh serupa tp tak sama
aci_s: tp itu yg bikin indah
aci_s: Lucky to have U as my best friend
ra^_imut: me too
aci_s is typing...
ra^_imut: ra palng ga suka sma cerita yg ngegantung
ra^_imut: mun sedih, sedih sekalian
ra^_imut: k Bayu jadina kayak bener cuma legenda
ra^_imut: ga ada, ga nyata, tanpa jejak
ra^_imut: ci belum tahu yah
ra^_imut is typing......

Kamis, 18 Oktober 2012

Puzzle 11 : Ga papa cuma lagi Demam


"Gery, aku mau cerita sesuatu, tapi janji yah jangan bilang sama siapapun" SMS terkirim.
"ya,knp" tumben balesnya cepet.
"Aku suka kamu^_^" Duing..duing..Rara merasa senang sekaligus pusing. Ganjalan dihatinya meledak juga setelah sekian lama terpendam. Semenit, sejam,dua jam tak ada balasan dari Gery.
"Sory baru bales?, suka gimana maksudnya?" Balesan SMS Gery setelah 10 jam berlalu. Ah mesti bales apa nih kalo jawabannya kayak gini. Apa kata-kata Rara kurang jelas maksudnya. Ga ada yang salah sih dengan pertanyaan dia. Suka gimana maksdunya? Tapi apa Rara harus menjelaskan secara detail kalau dia jatuh hati sebagai wanita dan sekarang selalu teringat sama dia. Apa harus dijelaskan lebih dalam tentang semua perasaan yang mengganggu selama ini. Rara memutuskan untuk tidak melanjutkan pengakuannya.
"ry, lupain yah SMS ku yg terakhir, aku lagi error" Akhirnya Rara menulis balasan sms yang Gery pertanyakan, itu pun setelah 5 jam berlalu. Setelah Rara menangis sendiri, kesal sendiri, tertawa sinis dan merasa malu sendiri.
"kmu kenapa Ra, ada yg bisa dibantu?" Gery membalas dengan cepat.
"Ra?" Sms gery berikutnya karena semenit Rara tidak membalas.
" ga papa, Ry"  Gua suka kamu dodol.
"Yakin.." tanya Gery lagi. Dasar bodoh. Masa ga ngerti, tahu arti kata suka ga sih?
"Iya..ga papa aku cuma lagi demam" Masuk akal ga sih jawaban Rara. Demam cinta kalee.
"Benar ga papa?" Desak Gery.Trus Rara mesti jawab apa?
"he..he..gimana yah, dibilang apa-apa ga ada apa-apa, dibilang ga ada, juga ganggu. Kamu sebenarnya masalahnya ^_^."
"aku? kok bisa?" 
" ga tahu..kamu tuh yah kayak hantu, gentayangan diotakku, tiap harinya pengen aja aku sms kamu,parah kan?"
Dan SMS pun berhenti sampai disini.
Gery  aku tuh suka kamu, suka dalam artian jatuh hati/jatuh cinta..tiap hari kepikiran kamu..aku jadi stress....sekarang aku mau nanya kamu gitu juga ga sama aku..atau biasa aja..ga ada perasaan apa-apa. Dasar jurig* bener-bener jurig.  Kamu memang kayak jurig. Lagunya dewa yang "Kosong "cocok nih buat nemenin Rara yang galau.
Dan untungnya ga ada yang tahu tentang Rara ngirim SMS ke Gery seperti ini. Apalagi kalau Boss nya tahu pasti abis deh diledekin. Oh ada deh, ga mungkin dia ga cerita tentang kebodohannya ini. Minimal dia pasti cerita ke sahabatnya yaitu Acie. Tapi untungnya Gery benar-benar oon atau memang pura-pura oon (it's better) jadinya Rara tidak canggung saat ketemu Gery lagi, karena sedikitpun, Gery tak membahas tentang semua itu dikemudian hari. Tapi akhirnya Rara sadar dengan sikap Gery yang lupa atau pura-pura lupa, bodoh atau pura-pura bodoh menandakan bahwa Rara seharusnya patah hati. Poor Rara.


*Jurig (bahasa sunda) = Hantu

Kamis, 13 September 2012

8 Alasan Susah Punya Pacar Bab.1

Reaksi kebanyakan orang akan sama saat mendengar bahwa di usianya yang menginjak 28 tahun Rara belum pernah pacaran atau punya pacar.
" Ah..masa sih?..belum pernah sekalipun?".Atau,
"Beneran itu, jangan bohong ah".
"Pasti Rara cuma merendah"
Dan jika Rara menjawab iya belum pernah sekalipun, tidak ada orang yang percaya, kecuali ibu dan kakak-adiknya, itupun kadang mereka ragu dan sempat berpikir, mungkin di luar sana Rara punya pacar tanpa sepengetahuan mereka.
Manusia memang telah berubah banyak dalam pemikiran dan prilakunya dari tahun ke tahun, contohnya saja soal paradigma pacaran. Dulu waktu Rara SMP, para orang tua dan guru sangat khawatir jika anaknya punya pacar. Dengan ketat mereka akan mengawasi jika tahu anaknya sudah mulai dekat-dekat dengan lawan jenis. Masa itu, ada yang nembak Rara untuk jadi pacarnya, tapi Rara selalu ingat nasehat mamanya bahwa anak SMP jangan dulu pacaran, dia menolak untuk pacaran untuk pertama kalinya. Zaman itu, masyarakat juga aktif bikin gosip yang ga enak kalau saja ada anak SMP atau SMA yang pacaran di tempat umum, tabu. Kini, saat usia Rara sudah cukup umur untuk menikah. Pandangan orang tentang pacaran berubah. Orang tua tenang-tenang saja jika anak SD, SMPnya berkeliaran malam hari atau sepulang sekolah untuk pacaran. Bahkan jika anaknya sampai SMA belum punya pacar, ada yang merasa risau. Kencan bukan hanya bisa dilakukan oleh wanita dan pria cukup umur, anak SMP atau SMA pun menjadi wajar saja kesana kemari berduaan. Dalam perkembangannya, jika belum punya pacar atau belum pernah pacaran menjadi suatu hal yang tidak wajar dan muncullah prasangka tidak baik. Orang belum pacaran,adalah jomblo, atau terlalu kuno, atau terlalu pemilih dan lain-lainnya, sebuah sangkaan yang negatif. Padahal, ada sebagian orang yang memilih tidak pacaran demi kebaikan, atau untuk alasan lain yang serupa.
Kenapa Rara belum punya pacar ?, dia sendiri gak tahu apa alasan sebenarnya. Bukan gak mau, tapi gak pernah ada kesempatan, jikapun ada kesempatan, dia menolak karena alasan lain. Begitulah sejak dari SMP sampai seusianya sekarang ini. Dia pun mencatat kira-kira apa penyebabnya, dan inilah 8 alasan kenapa dia susah dapet pacar.

1. Standar tinggi/selektif/Pilih-pilih
Standar tinggi => walaupun menurut ibunya wajah Rara itu rata-rata (kenyataan) dan  menurut bossnya jauh di bawah rata-rata (Boss nya emang kelewat jujur :D), dalam menyukai cowok dia punya standar tinggi. Cowok yang pertama dia sukai waktu smp itu wajahnya tipe-tipe Andi Lau , Jetli atau Ari wibowo.



Dan percaya deh gaya dan wajah Kak Bayu itu seperti Andi Lau yang ini.Lebih ganteng Kak Bayu kalau menurut Rara. Kenapa wajah ini disebut standar tinggi? padahal kan ada yang lebih ganteng dari mereka. Ganteng atau tampan itu memang relatif, tapi jika wajah-wajah ini disandingkan dengan wajah Rara akan menjadi timpang.

Karena standar pertama kali dia jatuh hati sama model begini, maka selanjutnya dia selalu jatuh hati sama wajah-wajah begini atau lebih. Kalau ada yang menyukai dia yang wajahnya kurang dari ini, dia ga mau. Emang si Rara Teu nalipak maneh ^_^ . Harus ganteng setidaknya menurut dia sendiri (meskipun kata orang biasa). Sikap menolak inilah yang disebut pilih-pilih. Tapi sebenarnya pilih-pilih itu bukan karena pilih wajah juga sih. Ketika ada yang datang padanya, yang pertama di lihat adalah agama, gambaran masa depan, dan cinta, bukan cuma wajah. Seganteng apapun jika agama dan kehidupannya tidak baik, Rara juga nolak.  Untuk pembelaan diri karena ga mau dibilang pilih-pilih maka Rara menyebut sikapnya ini selektif.

Jadi apa dong solusinya biar cepet dapet pacar. Jangan berpikiran ribet seperti Rara. Dia harus menurunkan standarnya.  Ga papalah ga seganteng Andi Lau cukup mirip Lee sun gyun juga ga masalah. Jiaahh sama aja. Jangan nolak hanya karena soal kepala botak, gigi nonghol, atau soal fisik lainnya. Rumus pasangan antara yang cakep dan jelek itu di seluruh dunia sama. 65 % cantik + ganteng/ jelek+jelek, 30 % cantik + jelek,5 %  itu ganteng + jelek. Angka ini berdasarkan riset Rara (jangan percaya, kalau mau yang akurat survei atau riset sendiri :D). Rara ga boleh kompromi soal wajah, tapi kalau soal agama itu harus. Selama Rara masih punya standar tinggi, pilih-pilih dan selektif terhadap siapa yang akan menjadi pasangannya, akan sulit dapet pacar karena dia adalah tipe perfecsionist.

Alasan pertama susah dapet pacar versi Mutiara Cinta (Rara) yaitu terlalu pilih-pilih/selektif, tapi ini juga tergantung orangnya, terkadang walaupun ga pilihan tetep aja susah ^_^. Nah lalu yang nomer selanjutnya apa?. Kalau melihat ke diri seorang Mutiara Cinta, berdasarkan analisanya sendiri (kalian ga percaya juga boleh, Rara memang suka ngarang-ngarang cerita ^_^) yaitu :
2. Terikat masa lalu / trauma
Jatuh cinta pada seseorang kemudian ditolak, atau putus, atau masih ngarep, masih inget, atau belum bisa nyatain perasaan, bisa dibilang masih terikat dengan masa lalu. Apalagi kalau kayak judul film tv "sampai mati akan kukejar kau" akan sulit menemukan yang baru. Ga bisa move on dari masa lalu. Apa Rara seorang yang seperti ini?. Dia sih ngakunya enggak, tapi kakak perempuannya sama ibunya masih percaya alasan Rara ga dapet pacar tuh karena masih teringat kayu. Masih berharap mungkin saja Allah akan menjodohkan Kayu dengan dia secara ajaib. Padahal kalau si Kayu itu suka, pasti dia bilang dari dulu. Meskipun Rara pernah jatuh cinta beberapa kali tapi dia tetap ga bisa nerima cinta dari orang yang dia tidak sukai. Atau trauma yang lebih parah bisa saja menjadi penghambat. Kalau kata motivator Mario Teguh salah satu "obat patah hati adalah jatuh cinta lagi". Hal ini sulit dilakukan jika seseorang masih mengingat-ngingat masa lalunya.
3.Terlalu nyaman dengan diri sendiri, keluarga atau teman
Seperti kata sebuah lagu, entah siapa yang nyanyi aku ga tahu "Rasa cinta pasti ada pada makhluk yang bernyawa". Sudah pasti semua orang pernah jatuh cinta, tapi belum tentu semua yang jatuh cinta punya pacar dan menikah. Ada sebagian orang yang ga peduli sama sekali tentang punya pacar atau menikah.Dia berkata Apa sih gunanya pacaran, toh ada mama, papa dan teman-teman yang selalu menemaniku saat aku butuh dan sedih. Dia sudah nyaman bersama keluraga dan teman-temannya. Dan Rara adalah tipe yang nyaman dengan dirinya sendiri. Rara merasa waktu sehari itu ga cukup bagi dia untuk melakukan apa yang dia suka. Dia bisa sehari semalam nonton drama korea, seharian blogging, seharian gambar arsitektur, seharian nyanyi, seharian main game, asal di rumahnya masih ada stock makanan dia bisa ga keluar rumah seminggu bahkan mungkin sebulan karena terlalu asik dengan apa yang dia suka. Lebay emang.  Jika ada waktu libur inilah hari yang dia tunggu-tunggu untuk melakukan hobbynya. Saat Rara asik dengan semua yang dia suka, dia ga butuh ditemani siapapun. Kalaupun ada orang dia pikir itu bisa mengganggu keasikannya. Jadi sebenernya, tentu dia belum butuh pacar dan ga mau dulu nikah kalau semua itu bisa ganggu hobynya. Sampai saat dia sadar, hobby bisa dikejar dan ditinggalkan kapanpun. Tapi ternyata pasangan tidak semudah itu.

(bersambung)




Senin, 03 September 2012

TEU NALIPAK MANEH

Catatan Rara

TEU NALIPAK MANEH.  Arti harfiah dalam b.indonesia Tidak menampar diri.Teu nalipak maneh merupakan pribasa sunda yang artinya ga mengukur kemampuan atau kekuatan diri sendiri.  Secara kasar Ga sadar diri.
Kata-kata itu meluncur dari ibuku terhadapku karena aku jatuh cinta pada seseorang. Aku jatuh cinta pada kakak kelasku dulu yang wajahnya tampan, pintar, baik hati dan orang berada. Dia kini seorang dokter. Lelaki sesempurna itu harusnya dicintai oleh yang serupa yaitu cantik, pintar, kaya, dokter  atau profesi lain yang setara. Aku menyukai tipe lelaki yang seperti itu sedangkan aku sendiri tidak cantik, miskin, tidak pintar, dan hanya tamatan SMA. Karena itu pribahasa itu muncul dalam kata-kata ibuku. "Teu nalipak maneh kamu Ra, suka sama Kayu. Mana mungkin dia suka sama kamu." Kalau secara kasar teu nalipak maneh bisa berarti juga "ngaca dong".
Aku tahu mama begitu karena sayang padaku, tapi sakit rasanya mendengar Ibu sendiri berkata seperti itu, meskipun benar dan kenyataan aku jelek, tapi salah siapa aku punya selera tinggi. Gadis yang jelek ini menyukai lelaki yang tampan, atau gadis yang tua dan jelek ini suka sama  yang lebih muda. Siapa yang mengaturnya.Menyukai dan mencintai seseorang adalah bukan aku yang mengatur atau memilih. Bukankah cinta itu fitrah dari yang maha kuasa? Bukan aku yang menentukan aku  jatuh hati dengan siapa. Cinta itu datang dengan sendirinya tanpa aku minta, rasa itu hadir tumbuh meski aku menolaknya. Aku bisa mengakhiri rasa cinta itu dan melupakannya, tapi tidak bisa mencegah dia datang. Meski aku mengukur diri sendiri dan sadar akan kemampuan diri, tapi kecuali Allah swt siapa yang bisa mencegah aku jatuh hati sama Kak Bayu atau yang lainnya. Cinta itu datang dan pergi dengan sendirinya pada hatiku. Jika ibuku menyalahkanku karena aku jatuh cinta pada seseorang, maka dia menyalahkan Allah yang memberi cinta itu.
Kenapa kata-kata itu mesti muncul dari mulut ibuku yang selalu berkata lembut. Itu karena aku sendiri. Aku selalu menyukai lelaki yang menurut kebanyakan orang sempurna dan hebat diatas rata-rata, sehingga aku tak pernah mendapatkannya karena nilai dari diriku sendri hanya rata-rata. Seperti Kak Bayu, Abi, terlalu tampan untukku dan sekarang Gery terlalu muda, menurut ibuku mereka di atas rata-rata untukku, sedangkan aku ga ada apa-apanya bagi mereka, menjadikanku seperti punguk merindukan bulan.  Meski begitu apakah tetap salah jika aku jatuh cinta pada mereka?.
Aku sulit menikah karena selalu menyukai orang yang tidak tepat, itu pendapatnya. Memilih siapa orang yang akan kita nikahi itu mudah, tapi kita tidak bisa memilih siapa orang yang akan kita cintai. Aku selalu merasa bahwa rasa cinta itu pemberian dari Tuhan, tidak bisa dibeli, dipaksakan,dihadirkan tanpa persetujuan dari yang Maha pemberi cinta. Mama bersabarlah, aku pasti menemukan orang yang bisa mencintaiku karena Allah, mencintaiku yang lebih dari aku mencintainya.


Kamis, 02 Agustus 2012

Puzzle 7 : Diary Rara

Aku gak benar-benar tahu apakah ini cinta atau bukan. Kata orang ini adalah jatuh cinta. Tapi Jatuh Cinta itu bagiku rasanya sakit dan mengganggu, bukan sepenuhnya keindahan. Karena cinta ini masih terasa sepihak. Dalam kondisi apapun hati tak tenang teringat dia. Lagu Maia Ahmad cocok untuk menggambarkan perasaan ini. Mau makan, mau tidur, semua serba dia yang diingat. Hal kecil saja tentang dia, aku suka dan mengingatnya lama. Setiap menitnya selalu ingat, seperti ada tumor dalam hati terasa ada ganjalan yang membuat hati berdebar lebih kencang. Ada sebuah sengatan listrik yang menusuk hati saat matanya beradu dengan mataku, atau dia berkata- kata yang menurutku sendiri itu manis. Sepertinya hatiku telah digelapkan dengan perasaan yang kacau balau ini.Tak bisa berpikir jernih tentang dia.

Aku bernyanyi tentang semua lagu cinta. Salah satunya Gelagat Indah Titi DJ
Apa ini menyelinap di dada menyengat hati
Saat aku sekilas mengingatmu
Ketika itu selintas mataku mencuri pandang dirimu
sejak itu aku berharap jumpa dwnganmu
Dan ternyata berbalaslah anganku


Kurang lebih seperti itu laguku, tapi aku belum tahu apakah anganku berbalas atau tidak berbalas. Sahabatku menyarankan padaku agar aku harus menjaga hatiku agar jangan sampai jatuh cinta lagi.Jatuh cinta adalah menyakiti diri sendiri, jika jatuh cinta kemudian nanti tahu bahwa hanya sepihak, maka akan terasa menyakitkan. Aku tahu dan berusaha menjaga hatiku. Tapi kekuatan yang namanya cinta selalu bisa menembus batasan-batasan logika dan teori. Dia dengan begitu saja mengganggu hari-hariku.
Beberapa kali jatuh cinta, bertepuk sebelah tangan dan akhirnya berakhir ditolak adalah sebuah trauma, menciptakan rasa pesimis bahwa cintaku dapat menjadi cinta sepihak lagi. Rasa yang paling menyakitkan saat bertepuk sebelah tangan adalah saat rindu tak dapat bertemu, saat ingin bicara tak dapat menyampaikan karena kita hanya merasakannya sendiri sedang orang yang kita sukai tak merasakan apapun tentang kita. Aku bukan tak ingin jatuh cinta, tapi tak mau bertepuk sebelah tangan lagi.


Puzzle 5: Love at first sight (season 3)

"Aku jatuh cinta lagi, jatuh cinta pada pandangan pertama." Rara bersenandung dengan riang.
"Alaaah, kamu tuh. Tiap -tiap ketemu yang kinclong bilangnya jatuh cinta. Siapa lagi sekarang". Tiba tiba Kim menimpali dari belakang.
"Tio, dia temen kampus Nedia"
"Nedia?, berarti lebih muda darimu dong"
"yups, berondong"
"inget umur neng, lo kan umur 27 berwajah 35.udah Ajumma"
"biarin, ngarep boleh dong, banyak kok yang pacaran ceweknya lebih tua.."
“Ngarep boleh tapi jangan ngimpi. Cewek -cewek itu kan masih keliatan cantik meski umurnya tua. Lha kamu,kecantikanmu itu cuma nilai 5 setengah"
"Jahat banget sih omongannya"
" Biar sadar"
"tapi nyakitin"
"Kalau dibiarin bisa jatuh terlalu dalam. Akhirnya nanti nangis.Bete banget tahu liat kamu nangis, yang repot kan aku"
"Apanya yang repot. Emangnya kalo aku nangis minta air mata dari Boss,kan nggak."
"Kerjaanmu tuh jadi lelet, ngaruh ke perusaahaan dong."
"Ih, Dasar SMS, Susah Melihat orang Senang"
"Apa pasalnya hingga kamu bisa suka dia"
"Suka itu soal perasaan, gak butuh alesan"

Rara membayangkan kejadian kemarin waktu acara makan bareng. Rara datang terlambat, dia dibarengi Nedia untuk gabung dengan teman-teman Nedia. Bangku yang tersisa hanya di meja ketiga yang masih kosong. Dia duduk berhadapan dengan Nedia hanya berdua, sedangkan meja penuh dengan makanan untuk 6 orang. Setelah ambil duduk, seorang teman Nedia menghampiri meja minta ijin gabung, dia duduk di samping Rara.Lelaki itu di panggil Tio.Dia terlihat cepat akrab dan ramah, buktinya bisa adaptasi sama Rara yang sangat pemalu ( kadang juga malu-maluin). Waktu melihat Tio, Rara langsung terpesona, Wah this is my type. Lalu selanjutnya Rara jadi salah tingkah dan over acting. Selama pertemuan itu Rara terus-terusan curi pandang sama Tio.'Bener-bener sempurna, mustahil orang kayak gini gak punya pacar dan mustahil bakal suka sama aku'
"mba nedia.." kata Tio sambil nyomot tahu di piring, manggil Nedia dengan mba berarti umurnya lebih muda.Rara membatin, umurnya dengan Nedia lebih tua 3 tahun, sama Tiyo pasti lebih lagi.Rara menciut karena umur.
"Aku putus sama pacarku" Tio melanjutkan kata-katanya tanpa beban.Hawa sejuk tiba-tiba menyirami batin Rara.Dalam hati dia teriak " Come to Tante"
" Tapi bukan gara-gara aku kan?" Jawab Nedia.Tiba -tiba Rara teringat seseorang yang Nedia ceritakan beberapa waktu lalu. Temannya terpaksa bilang kalau Nedia sudah menikah supaya pacarnya gak cemburu. Pasti Tio ini yang Nedia ceritakan.
"Bukan, dari awal emang udah ada masalah" Jawab Tio. Baru putus kok kayak seneng sih.
"Tidak!.Tidak!" Rara langsung menggelangkan kepala, berusaha melupakan kesan pertamanya pada Tio. Bener kata Bossnya kalau dia memang harus sadar diri. Ingat pesan mama agar jangan jatuh cinta dan mencintai, tapi dicintailah kemudian menerima cinta. Bukan waktunya lagi buat Rara untuk suka-sukaan dan mengagumi lelaki hanya untuk sekedar main-main, apalagi bertahan meski bertepuk sebelah tangan. Cukup sudah dia habiskan seperti itu zaman SMA. Ingat target nikah tahun depan, harus nyari yang bagus dan serius.Lupakan Tio!!!.
~_~
Rara menulis Status di yahoo messengernya "Senangnyaaaa...". Beberapa menit kemudian dia ganti dengan emoticon senyum.Hanya beberapa menit dia ganti lagi dengan tulisan hangul korea yang artinya 'aku cinta kamu'. Tak lama kemudian di rubah menjadi 'love at first sight'.Baru saja dia mau ganti lagi, tiba tiba muncul message di layar komputernya, dari si Boss.
"RARA...BERISIIIK!!" ditambah emoticon berwajah marah padam.
"Apanya yang berisik Boss" Rara mengetik cepat untuk menjawab pesan bossnya.Kantornya sehening kuburan, belum ada yang menyetel musik atau radio. Kenapa Bossnya bilang berisik.
"Statusmu itu tuh,bentar-bentar berubah, kamu kurang kerjaan yah.Gimana gambarnya mau kelar-kelar, kalo kerjaanmu cuma update status"
"Sorry boss, tapi itu namanya bukan berisik. Kalo berisik itu suara, aku kan ga ngeluarin suara apapun."
"Siapa bilang ga bersuara, tiap statusmu muncul itu keluar bunyi ZEB, ZEB"
"Klo gitu matiin aja boss di pengaturan suaranya biar kalo ada yang update gak keluar bunyi"
"Mana ngerti aku"
"Sini aku ajarin"
"Kerjaaaaaaaaaaa, bukan ngurusin yang ga penting!.Nanti siang saya mau meeting, kamu siapin gambarnya cepetan!"
"Siap Boss" Dasar si bos ini ga bisa liat aku seneng dikit. Rara menggerutu dalam hati.Bodo amat ah.
Beberapa hari yang lalu sepulang dari pertemuannya dengan Tio, Rara langsung mencari nama Tio di facebook Nedia. Ketemu, tapi Rara hanya bisa tahu namanya saja karena info dan lain lain tertutup hanya untuk temannya. Ada niat Rara untuk meng-add Tio, tapi niat itu diurungkannya. Jangan teruskan kegilaan ini, hentikan sebelum kamu benar-benar jatuh cinta padanya.Rara terus mengulang kata-kata itu. Sampai akhirnya bisa netral kembali perasaannya.
Tapi kemudian pagi ini saat Rara membuka email masuk, ada satu email yang membuatnya senang alang kepalang yaitu : Friend Request .Tio add you as a friend. Would you like to confirm. Tanpa ba bi bu, dia membuka facebook kemudian mengkonfirmasi pertemanan dengan Tio. Itulah alasan sebab musabab dia terus-terusan ganti status di yahoo messengernya. Rara tak bisa menyembunyikan perasaannya saat dia senang atau sedih, termasuk jatuh cinta. Tapi satu hal ini harus dirahasiakan, biar yang tahu hanya dia dan Allah Yang Maha Tahu bahwa Rara mendownload foto Tio kemudian menjadikannya wallpaper di handponenya. Tak boleh seorangpun tahu kebodohan Rara saat dia sedang menyukai seseorang.

Puzzle 3 : Ada salju di Plamboyan itu

Episode Rara



Sudah sebulan sejak tahun ajaran baru, kelas sudah menjadi hangat. Dari waktu ke waktu pertemanan menjadi lebih dekat. Meski pada sebagian teman Rara tetap kaku, setidaknya Rara sudah bisa berbaur dengan Raisya, Acie, Nia, Rani, Yani dan sedikit teman yang lainnya. Dalam kamus pergaulannya Rara hanya bisa dekat dengan anak wanita, tak pernah benar-benar punya sahabat anak laki-laki. Maka 5 orang itulah yang selalu berkumpul dan pergi bersama-sama menghabiskan waktu di kelas. Saling cerita tentang diri mereka dan tentu saja kisah cinta.
Sebenarnya Rara tidak tahu banyak tentang mereka karena sampai sebulan ini jiwanya belum benar-benar hadir bersama mereka. Setiap istirahat kesatu, istirahat kedua atau sepulang sekolah dia selalu pergi bersama sahabatnya dari kelas terdahulu yaitu Icha. Maka dia jadi ketinggalan cerita.
“Kalau Rara siapa cowok yang disukainya, kita belum denger” Tiba-tiba Yani menoleh ke arah Rara diikuti Acie, Nia, Raisya dan Rani, mereka menunggu jawaban Rara.
“Emh.. apa yah?” Meski Rara mendengarkan tapi sebenarnya dia belum mengerti benar apa yang mereka bicarakan.
“Nia kan suka sama cowok yang ada di kelas IPS2, kita beri dia julukan Blue.Raisya suka sama Mahesa, kita beri inisial Si S.Mereka suka sejak dari kelas satu tapi belum pernah terungkapkan. Kalau Acie baru putus sama pacarnya di rumah, julukannya Mr.P. Nah Kalau Rara apa?, kita belum denger” Rani menjelaskan duduk perkara yang mereka bicarakan. Rara tersenyum, sedikit Ragu apakah bercerita atau tidak pada mereka.Ceritanya sama, mencintai secara sepihak sejak dari pertama masuk SMA. Selama ini hanya sahabatnya di Pramuka saja yang tahu kisah cinta Rara.Yaitu Icha, Lani,ami dan Inez, hanya mereka. Tapi sekarang rasanya bukan rahasia lagi, ada baiknya berbagi juga pada sahabat barunya.
“Kalau orang yang kusukai udah ga ada disini. Dia kakak kelas” Jawab Rara. Sahabatnya mendengarkan dengan seksama menanti cerita yang seru dari Rara. Tapi tak banyak yang perlu di ceritakan, tak ada hal menarik dari cinta yang bertepuk sebelah tangan.
“ Siapa, dulunya kelas mana” Raisya penasaran, karena dia ingat sahabatnya juga menyukai kakak kelas.
“Kalian kenal ga yah, soalnya dia bukan selebriti sekolah, dia senior di Pramuka, namanya Kak Bayu. 3 IPA 2. Pake aja inisial kayu.Ga ada cerita seru. Aku menyukainya diam-diam sampai akhir dia pergi.” Sedikit ceria Rara bercerita, karena sebenarnya dia ingin melupakan kenangan itu, tapi kemudian Rani bertanya lagi menekan tanda previous di memori otak Rara.
“Ciri-cirinya gimana?” Pertanyaan itu membuat Rara membayangkan kembali penampilan Kayu yang selalu rapi dengan rambut yang selalu di sisir ke samping. Cara dia berjalan dan bersikap sangat tegap, menjunjung tinggi Dasa Darma Pramuka, dan sebagian teman Rara dulu memanggilnya judes karena dia jarang tersenyum, padahal mungkin karena dia pendiam. Kini sahabat baru Rara bisa membayangkan siapa kayu. Raisya tahu siapa kayu, Rani dan Yani saling berbisik mencoba mengingat mungkin saja mere○인ka tahu.
“Oh itu namanya kak Bayu yah, Dulu si Pita suka ngecengin dia kan Yan.?” Bisik Rani pada Yani membicarakan kawan lamanya yang tak ada di sini.
^_^
“Anak- anak, sekarang ada seminar di Aula tentang cita-cita, bintang tamunya Hendra Wijaya musisi Jazz. Sebenarnya dari perwakilan siswa yang diundang hanya 5 orang tiap kelasnya, tapi khusus untuk kalian ibu minta ijin ke kepala sekolah dan staff guru untuk mengikut sertakan kalian semua satu kelas. “ Ibu Titi wali kelas anak Bahasa memberi pengumuman, baginya ini adalah kali pertama dia menjadi wali kelas, tapi dia dihadapkan dengan siswa yang beragam kelakuan dan keunikan di kelas ini, yang cukup membuatnya sedikit pusing. Anak – anak menantikan kata-kata bu Titi selanjutnya, bagi mereka yang paham music jazz sangat berharap bisa hadir demi bertemu maestro seperti Hendra Wijaya, bagi mereka yang gila belajar mungkin agak sedikit males dengan acara seperti itu, bagi sebagian besar di kelas bahasa berharap ikut untuk menghindari pelajaran di kelas.
“Mereka setuju dan kalian boleh ikut satu kelas, siap-siaplah” lanjut bu Titi dengan senyum penuh kasih.
“horeee….” Teriak anak satu kelas, tapi ada juga sebagian yang masih kurang mengerti untuk apa mereka pergi .
Sampai di aula ternyata acaranya sudah mau mulai, perwakilan dari kelas lain yang masing –masing hanya 5 orang sudah kumpul, mereka kaget melihat kelas bahasa datang satu kelas.
“Ra kamu duduk sini sama aku” Rara melihat Icha melambai dari kejauhan, dilihatnya juga lani, ami dan Inez sebagai perwakilan kelas masing - masing. Ternyata temannya seekskul pramuka selalu menjadi perwakilan dalam acara-acara terpilih, beda dengannya,beruntung kelas bahasa ikut semua, kalau hanya dipilih lima orang, Rara bukan orang yang akan terpilih.
“Nanti Ikhlas Voice bakal tampil, ih ga sabar” Lani berbisik keras ke telinga rara, bagaimanapun mulut berkata sudah tidak berharap pada Fery, gelagat indah cinta selalu terpancar dalam dirinya bahwa dia masih menyukai. Dalam hati kecil rara juga sangat senang bisa melihat Fery duduk di depan berjajar dengan idang rasidi.
Acara dimulai dengan pembukaan ceramah dan lain-lain. Berbarengan dengan Hendra Wijaya ada beberapa orang penting seperti nara sumber yang entah siapa, alumni yang focus pada motivator pelajar dan ada juga produser rekaman musica studio Yan juhana.
Rara menikmati acara ini, didengarnya dengan seksama penjelasan dari nara sumber dan sesekali dicatat. Diujung acara sebelum Hendra Wijaya tampil, Ikhlas Voice bernasyid sholawat nabi dengan acapelanya. Rara terbuai dengan suara indah mereka, tapi yang paling memesonakannya adalah fery, sesorang yang disukai secara diam-diam. Tapi kemudian tiba-tiba Rara merasa waktu sedang dihentikan, semua gerak berhenti dan suara menghening, pandangan disekitar menjadi samar, hanya jelas terfokus pada seseorang yang berbisik di telinga Yan juhana, seseorang yang dia kenal yang selalu dia rindukan.
“cha, … “panggil Rara pelan,jemari tangan menepuk pundak icha namun wajahnya tidak menghadap.
“apa?” jawab icha, dia menunggu kata-kata Rara selanjutnya, tapi hanya itu yang bisa dia katakan, memanggil sahabatnya icha tanpa bisa berbuat apa-apa lagi. Seperti terpaku, matanya tak rela untuk melepaskan pandangan bahkan untuk mengedip sekalipun. Sekonyong-konyong tubuhnya menjadi dingin, jantung berdegub kencang dan ada sedikit binar dimatanya yang akan menjadi air mata.
“Ra?” Tanya icha lagi, dia heran melihat sahabatnya yang duduk disampingnya seperti patung, kemudian icha mengikuti arah pandangan rara yang tertuju pada seseorang yang dia kenal juga.
“Kak Bayu, ngapain dia disini, kok bisa ada dia, ” icha terkejut melihatnya, sekaligus merasa senang untuk sahabatnya. Kemudian dia berbisik pada lani, ami dan inez kalau senior pramukanya ada disini. Mereka ikut senang karena merasa rara juga pasti akan senang.
“Ra, ada apa” Raisya yang duduk agak jauh merasa ada aura berbeda diantara sahabat rara. Karena rara tak menjawab apapun kemudian dia juga melakukan cara seperti icha, yaitu mengikuti arah pandangannya saja.
“Itu kak Bayu kan?” Walau dia tahu kak Bayu yang mana tapi Raisya ingin memastikan kalau yang di depan itu adalah benar orang yang rara ceritakan kemarin di kelas ketika mereka curhat tentang seseorang yang dia suka.
“apa,yang mana, siapa?” kemudian teman-teman Rara dari bahasa saling berbisik tentang kak Bayu. Tapi Rara masih tetap terpaku.
“Dia ga liat kesini yah, nanti pas kamu bubar kamu harus samperin dia” Acie mulai bersuara menuntun langkah selanjutnya yang harus dia lakukan. Lani berusaha menarik perhatian kak Bayu, dan berhasil, kak Bayu melihat ke arahnya kemudian tersenyum saat beradu pandang dengan Rara, tapi entah ada hal gaib apa sehingga bibir Rara tak bisa bergerak sedikit saja ke atas untuk tersenyum. Lani meninggalkan tempatnya dan pergi untuk mendekati ka Bayu kemudian berbincang. Rara hanya bisa menonton tanpa bersuara tanpa bergerak sedikitpun.
~_~
Acara berakhir , semua orang berdiri untuk pergi, Rara kehilangan pandangannya. Sebagian masih di ruangan untuk minta foto dan tanda tangan Idang rasidi.
“Ra kak Bayunya mana? cepet dekati dia, ini kesempatan kamu” acie menahan Rara untuk tidak keluar dulu.
“Iya Ra, kapan lagi bisa ketemu, cepet kesana, tuh dia tuh, sebelah sana?” Raisya pun ikut mendukung.
“tapi aku harus ngomong apa, gimana”
“yah ngomong apa aja, kamu kan kenal dia, nanyain kabar kek, kuliahnya, atau sekedar assalamualaikum juga bisa jadi awal, yang penting kamu sapa dia dulu” jawab Raisya sedikit jengkel melihat kawannya seperti orang bodoh.
“sini biar aku antar” Acie menarik tangan Rara menghampiri kak Bayu, tepat berada di belakang punggungnya Rara berhenti kemudian membalikan badan.
“ Dia dibelakangmu ra” acie dan raisya berbisik. Rara malah melangkah menjauh selangkah demi selangkah.
“kamu ini malah ngilangin kesempatan” Aci merasa jengkel melihat tingkah sahabatnya.
“Ayo kita ke kelas, kalau dia niat mau nyapa aku kenapa ga nyapa, kak Bayu emang sombong”Rara bergumam pelan sambil mencoba melepaskan diri dari tangan sahabatnya yang menahan tubuhnya untuk menghadap kak Bayu.
“ih aneh, dianya sendiri juga gitu” Raisya menimpali.
“pastinya dia liat aku dari tadi kan, tapi kenapa dia gak menghampiriku, malah diem aja kayak yang gak kenal,” jawab rara ketus, berusaha menyembunyikan perasaannya yang kacau.
Sampai kelas, mereka tinggal mengambil tas dan pulang, karena acara tadi tepat berakhir di jam pelajaran terakhir. Rara memilih untuk pulang sendiri dengan alasan masih harus ketemu icha. Dia kembali berjalan ke aula, sudah kosong, tinggal panitia yang sedang membersihkan meja, kursi. Kemudian terus berjalan ke ruang pramuka, sepi dan terkunci tak ada siapapun. Di bawah plamboyan ujung utara, rara berhenti melihat dikejauhan kak Bayu sedang berbincang dengan temannya, lani. Dia cemburu pada lani yang selalu punya topik apapun untuk dibicarakan, tidak seperti dia yang berkata hai pun sangat berat. Rara bersandar di pohon plamboyan kemudian memandangi punggung kak Bayu dari kejauhan. Dia berkata sangat panjang lebar pada kak Bayu yang hanya dia sampaikan dalam hatinya saja, berharap bisa menjadi sebuah telepati.

“Kakak gimana kabarnya?,harusnya kakak ga usah datang ke sini, atau harusnya ga usah kelasku semuanya hadir di acara ini, dengan begitu aku tidak akan bertemu dengan kakak. Sedikit lagi aku sudah bisa melupakanmu karena waktu, kalau kakak muncul lagi dihadapanku mustahil aku bisa melepaskan hatiku yang terus tertuju padamu selama 2 tahun terahir. Kalau kakak datang hari ini, harusnya bulan depan juga ke sini lagi, bulan depannya lagi , bulan depannya lagi. Tapi Aku merasa ini adalah kali terakhir kakak datang ke sini, kali terakhir aku bertemu kakak, kelak pasti tidak ada alasan lain untuk mengatakan kebetulan bisa bertemu. Aku benci ketika tidak bisa melakukan apapun untuk hal yang kuinginkan. Aku ingin mendekatimu kemudian bertanya apa kabar lalu cerita tentang ini itu dan kuliahnya, tapi tubuhku tidak bisa bergerak sejengkalpun. Aku benci dengan wajah yang berpura-pura tak punya rasa apapun dihadapan kakak bahkan seolah tak mengenalmu padahal hati ini benar-benar sesak karena ledakan bahagia. Dan hal yang paling menakutkan adalah kayu melakukan adegan yang sama sepertiku, seolah tak mengenaliku, tidak pergi mendekatiku, tak berusaha menyapaku, bahkan tidak tergerak untuk berbincang denganku menjadikan tubuhku semakin kuat melawan keinginan hatiku”

Dibawah plamboyan dekat ruang osis yang bunganya sedang mekar memerah, dia duduk dan berbincang dengan tertawa membawa hawa musim kemarau. Dia adalah kayu. Dibawah plamboyan ditempat Rara berdiri, daunnya tumbuh dengan takut dan malu-malu membawa butiran air mata yang membeku menjadi salju. Di cianjur hanya ada dua musim, mengapa air mata itu benar – benar menjadi dingin dan beku.